Cara Cek Akreditasi Jurnal SINTA Terbaru
Panduan mengecek akreditasi jurnal SINTA dan memastikan informasi jurnal masih berlaku.
Akreditasi jurnal SINTA dapat berubah karena evaluasi berkala, perubahan pengelola, atau pembaruan data. Karena itu, informasi dari direktori, blog, tangkapan layar, atau daftar lama perlu diverifikasi ulang sebelum submit.
Data yang perlu dicek
Verifikasi tidak cukup hanya melihat nama jurnal. Banyak jurnal memiliki nama mirip, URL berubah, atau data lama yang masih tersebar. Cocokkan beberapa identitas utama agar tidak salah memilih tempat submit.
- Nama jurnal dan singkatannya.
- ISSN cetak dan ISSN elektronik.
- Penerbit atau institusi pengelola.
- Peringkat akreditasi dan masa berlaku.
- URL resmi jurnal dan arsip terbitan terbaru.
Langkah awal mengecek akreditasi
Mulailah dari data identitas jurnal, bukan dari klaim promosi. Catat nama jurnal, ISSN, penerbit, URL resmi, dan bidang keilmuan. Setelah itu, cocokkan informasi tersebut dengan sumber resmi dan laman jurnal. Jika ada perbedaan nama, domain, atau ISSN, jangan langsung menganggap datanya sama.
Untuk jurnal informatika, perhatikan juga apakah scope jurnal masih aktif menerbitkan topik yang relevan, seperti sistem informasi, data mining, machine learning, rekayasa perangkat lunak, jaringan komputer, atau teknologi informasi. Status akreditasi penting, tetapi kecocokan scope tetap menentukan apakah naskah layak dikirim.
Simpan hasil pengecekan dalam catatan sederhana. Tuliskan tanggal pengecekan, tautan sumber, status akreditasi, masa berlaku jika tersedia, dan catatan penting dari laman jurnal. Catatan ini membantu jika pembimbing, koauthor, atau institusi meminta bukti pemilihan jurnal.
Bandingkan sumber resmi dan laman jurnal
Data akreditasi sebaiknya dicek pada sumber resmi yang paling baru, lalu dibandingkan dengan laman jurnal. Jika data tidak cocok, tunda submit sampai informasi jelas. Perbedaan URL, penerbit, atau status akreditasi perlu ditelusuri lebih lanjut.
Untuk jurnal bidang informatika, Anda juga bisa memakai daftar jurnal SINTA 2 informatika sebagai titik awal, lalu tetap melakukan verifikasi mandiri.
Cocokkan ISSN dan URL jurnal
ISSN dan URL resmi adalah dua data yang sering membantu membedakan jurnal yang namanya mirip. Jangan hanya mengandalkan judul jurnal karena beberapa jurnal memiliki nama generik seperti jurnal informatika, jurnal teknologi informasi, atau jurnal sistem informasi. Cocokkan ISSN cetak dan elektronik bila keduanya tersedia.
URL juga perlu diperiksa dengan hati-hati. Jurnal dapat berpindah domain, tetapi perpindahan yang tidak dijelaskan perlu ditelusuri. Pastikan laman arsip, editorial team, author guidelines, publication ethics, dan template tersedia di domain yang sama atau domain resmi yang dijelaskan oleh pengelola.
Jika menemukan dua URL berbeda untuk jurnal yang sama, gunakan sumber resmi untuk menentukan URL aktif. Jangan submit melalui halaman yang tidak jelas, terutama jika informasi kontak, biaya, atau arsip terbitan tidak konsisten.
Catat tanggal verifikasi
Ketika menyusun rekomendasi jurnal untuk pembimbing, institusi, atau tim penelitian, catat tanggal verifikasi. Informasi ini penting karena status jurnal bisa berubah setelah daftar dibuat.
- Cek status akreditasi.
- Cek laman resmi dan template.
- Cek edisi terbaru dan frekuensi terbit.
- Simpan tautan sumber yang digunakan.
Periksa masa berlaku dan riwayat terbit
Status akreditasi perlu dilihat bersama masa berlaku dan riwayat penerbitan. Jurnal yang pernah terakreditasi belum tentu statusnya masih berlaku. Karena itu, tanggal verifikasi dan masa berlaku harus dicatat dengan jelas, terutama jika artikel digunakan untuk syarat akademik atau luaran penelitian.
Riwayat terbit juga memberi sinyal tentang konsistensi pengelolaan jurnal. Lihat apakah edisi terbaru terbit sesuai frekuensi yang diklaim. Jika jurnal menyatakan terbit empat kali setahun, arsipnya sebaiknya menunjukkan pola yang konsisten. Keterlambatan sesekali bisa terjadi, tetapi arsip yang kosong atau tidak rapi perlu diperiksa lebih lanjut.
Baca beberapa artikel terbaru untuk melihat kualitas naskah, struktur artikel, dan relevansi topik. Langkah ini membantu memastikan jurnal tidak hanya terakreditasi, tetapi juga cocok untuk naskah yang akan dikirim.
Hindari keputusan berdasarkan satu sumber
Jangan mengandalkan satu tangkapan layar atau daftar yang tidak mencantumkan tanggal pembaruan. Keputusan submit sebaiknya memakai data terbaru, laman jurnal aktif, dan kecocokan scope. Setelah status terverifikasi, barulah nilai kesiapan naskah dan kesesuaian artikel.
Evaluasi biaya, template, dan etika publikasi
Setelah status akreditasi jelas, cek informasi teknis yang memengaruhi proses submit. Biaya publikasi, template, author guidelines, copyright, lisensi, dan etika publikasi harus mudah ditemukan. Informasi yang transparan membantu penulis menyiapkan naskah dan menghindari kesalahpahaman setelah artikel diterima.
Perhatikan apakah jurnal menjelaskan proses review, kebijakan plagiarisme, konflik kepentingan, dan penarikan artikel. Jurnal yang dikelola dengan baik biasanya memiliki halaman etika publikasi yang jelas. Jika informasi tersebut tidak ada, lakukan pengecekan lebih hati-hati sebelum mengirim naskah.
Template juga perlu dibandingkan dengan naskah Anda. Jika struktur, panjang artikel, gaya sitasi, atau format gambar berbeda jauh, siapkan waktu untuk penyesuaian sebelum submit.
Tanda data jurnal perlu dicek ulang
Waspadai jurnal yang URL resminya berubah tanpa penjelasan, arsip terbitannya tidak konsisten, atau informasi biaya dan template sulit ditemukan. Perbedaan nama penerbit, ISSN, atau domain juga perlu ditelusuri. Jika ragu, gunakan kanal resmi jurnal atau institusi pengelola untuk memastikan informasi terbaru.
Verifikasi ini penting terutama ketika artikel akan digunakan untuk syarat akademik atau laporan institusi. Kesalahan memilih jurnal dapat berdampak pada proses administrasi setelah artikel terbit.
Checklist akhir verifikasi jurnal
Sebelum submit, lakukan pengecekan akhir dengan daftar yang sama untuk semua kandidat jurnal. Cara ini membuat keputusan lebih objektif dan mudah dijelaskan kepada koauthor atau pembimbing.
- Nama jurnal, ISSN, penerbit, dan URL sudah cocok.
- Status akreditasi dan masa berlaku sudah dicatat.
- Scope jurnal sesuai dengan topik dan metode artikel.
- Arsip terbitan terbaru aktif dan konsisten.
- Template, biaya, dan alur submit jelas.
- Etika publikasi dan kontak editorial tersedia.
- Bukti verifikasi disimpan dengan tanggal pengecekan.
Jika satu atau beberapa poin belum jelas, tunda submit dan cari informasi tambahan. Verifikasi yang teliti lebih aman daripada memperbaiki masalah setelah naskah masuk sistem jurnal.