Verifikasi

Perbedaan SINTA 2 dan Peringkat SINTA Lain

Terbit

Ilustrasi Perbedaan SINTA 2 dan Peringkat SINTA Lain

Penjelasan ringkas posisi SINTA 2 dibanding peringkat SINTA lain untuk penulis artikel informatika.

SINTA 2 umumnya dipandang sebagai jurnal nasional terakreditasi dengan seleksi yang lebih ketat dibanding peringkat di bawahnya. Untuk penulis artikel informatika, target ini menarik karena reputasinya baik, tetapi konsekuensinya naskah perlu lebih matang.

Apa arti peringkat SINTA bagi penulis?

Peringkat SINTA membantu memberi gambaran kualitas pengelolaan jurnal, rekam jejak publikasi, dan tingkat seleksi. Namun peringkat bukan satu-satunya pertimbangan. Scope, kualitas review, reputasi penerbit, jadwal terbit, dan kecocokan naskah tetap menentukan.

Kapan menargetkan SINTA 2?

Gunakan SINTA 2 sebagai target bila artikel sudah memiliki masalah yang jelas, metode cukup kuat, hasil dapat dibandingkan, dan referensi relevan. Artikel dengan data minim, novelty kabur, atau pembahasan dangkal akan sulit bersaing.

Jika naskah masih awal, perbaiki struktur artikel lebih dulu melalui struktur artikel ilmiah jurnal informatika.

Jangan hanya mengejar peringkat

Artikel yang tidak sesuai scope dapat ditolak meskipun kualitasnya baik. Sebaliknya, jurnal dengan peringkat lebih rendah tetapi scope lebih tepat bisa menjadi pilihan yang lebih realistis. Pilih jurnal berdasarkan tujuan publikasi, kualitas naskah, dan kebutuhan institusi.

  1. Tentukan target utama dan target cadangan.
  2. Bandingkan scope beberapa jurnal.
  3. Cek status akreditasi terbaru.
  4. Sesuaikan naskah dengan template jurnal tujuan.

Kesimpulan

SINTA 2 adalah target yang baik untuk naskah informatika yang sudah siap, tetapi bukan satu-satunya pilihan. Keputusan paling sehat adalah memilih jurnal yang statusnya jelas, scope-nya tepat, dan standar penulisannya sesuai dengan kualitas artikel.

Strategi menentukan target dan cadangan

Siapkan satu jurnal target utama dan satu atau dua jurnal cadangan yang scope-nya masih relevan. Jangan mengirim naskah ke beberapa jurnal sekaligus karena itu melanggar etika publikasi. Target cadangan hanya dipakai jika naskah ditolak atau penulis memutuskan menarik naskah sesuai prosedur jurnal.

Dengan strategi ini, proses publikasi lebih terarah. Penulis tidak perlu mulai dari nol ketika harus memilih tujuan baru, dan revisi dari jurnal pertama tetap dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas naskah.