Submit Jurnal

Checklist Sebelum Submit Artikel Ilmiah

Terbit

Ilustrasi Checklist Sebelum Submit Artikel Ilmiah

Checklist praktis sebelum submit artikel ilmiah informatika ke jurnal tujuan agar naskah lebih siap review.

Sebelum submit artikel ilmiah, lakukan pemeriksaan akhir secara sistematis. Banyak penolakan awal terjadi karena naskah belum mengikuti template, metadata tidak lengkap, scope tidak cocok, atau file pendukung tertinggal.

Checklist substansi artikel

Checklist judul dan abstrak

Judul dan abstrak adalah bagian yang paling cepat membentuk kesan awal editor. Judul harus menunjukkan objek, metode, atau kontribusi utama secara spesifik. Hindari judul yang terlalu luas seperti “Sistem Informasi Berbasis Web” tanpa menjelaskan objek, tujuan, atau konteks penelitian.

Abstrak perlu memuat masalah, tujuan, metode, hasil utama, dan kesimpulan singkat. Setelah abstrak dibaca, editor seharusnya bisa memahami apa yang diteliti, bagaimana penelitian dilakukan, dan apa kontribusinya. Jika hasil utama belum disebut, abstrak masih perlu dipadatkan.

Checklist teknis dan format

Format yang rapi membantu editor memproses naskah lebih cepat. Gunakan template resmi jurnal dan jangan mengubah struktur yang diwajibkan.

Checklist metode dan hasil

Metode dan hasil adalah bagian yang paling sering menentukan apakah artikel layak masuk review mendalam. Metode perlu cukup rinci agar pembaca memahami proses penelitian. Hasil perlu dianalisis, bukan hanya ditampilkan dalam tabel atau gambar.

Jika artikel membahas pengembangan sistem, tambahkan bukti pengujian seperti black-box testing, usability testing, evaluasi pengguna, atau skenario penggunaan. Jika artikel berupa eksperimen, berikan perbandingan dengan baseline atau penelitian terdahulu bila memungkinkan.

Checklist jurnal tujuan

Cek kembali kecocokan scope, status akreditasi, biaya publikasi, jadwal terbit, dan etika publikasi. Jangan submit jika informasi dasar jurnal tidak jelas atau statusnya belum terverifikasi.

Untuk memilih target, baca cara memilih jurnal SINTA 2 informatika dan cocokkan dengan naskah Anda.

Checklist referensi dan sitasi

Referensi harus mendukung argumen artikel. Jangan hanya menambah daftar pustaka untuk memenuhi jumlah minimal. Pastikan sumber yang digunakan relevan dengan masalah, metode, dan pembahasan. Referensi yang terlalu umum atau terlalu lama perlu diganti jika tidak lagi mendukung konteks penelitian.

Gunakan aplikasi manajemen referensi untuk mengurangi kesalahan format. Setelah itu, tetap lakukan pengecekan manual karena data bibliografi dari sumber online kadang tidak lengkap.

Cover letter dan dokumen pendukung

Jika jurnal meminta cover letter, tulis dengan singkat. Jelaskan judul artikel, kontribusi utama, alasan sesuai dengan jurnal, dan pernyataan bahwa naskah belum dipublikasikan di tempat lain. Simpan bukti submit dan semua korespondensi editorial untuk proses revisi.

Checklist file dan metadata upload

Sebelum mengunggah file, siapkan semua dokumen yang diminta jurnal. Beberapa jurnal meminta file naskah utama, file tanpa identitas penulis untuk blind review, supplementary file, cover letter, pernyataan orisinalitas, atau bukti pembayaran. Nama file sebaiknya jelas dan tidak membingungkan editor.

Periksa ulang metadata penulis, afiliasi, judul, abstrak, dan kata kunci di sistem submit. Kesalahan pada metadata dapat terbawa sampai proses publikasi dan indexing.

Pemeriksaan terakhir sebelum upload

Buka kembali file final yang akan diunggah, bukan hanya file kerja. Pastikan tidak ada komentar internal, track changes yang tertinggal, placeholder, atau nama file yang membingungkan. Jika jurnal meminta beberapa file, beri nama file secara jelas agar editor mudah memeriksa dokumen.

Setelah submit, catat tanggal, nomor submission, dan email korespondensi. Dokumentasi ini membantu saat memantau status artikel, mengirim revisi, atau menjawab pertanyaan dari koauthor dan institusi.

Checklist ini sebaiknya dipakai setiap kali naskah berpindah versi. Dengan begitu, perubahan kecil saat revisi tidak merusak format, sitasi, atau kelengkapan file yang sebelumnya sudah benar.

Checklist setelah submit

Pekerjaan tidak selesai setelah tombol submit ditekan. Simpan bukti submit, nomor naskah, tanggal submit, dan email dari sistem jurnal. Pantau status secara berkala, tetapi jangan mengirim pertanyaan terlalu cepat jika jurnal sudah mencantumkan estimasi waktu review.

Jika naskah ditolak, gunakan komentar editor atau reviewer sebagai bahan perbaikan. Jangan langsung mengirim artikel yang sama ke jurnal lain tanpa menyesuaikan scope, template, dan catatan evaluasi sebelumnya.