Apa Itu SINTA dalam Jurnal? Pengertian, Peringkat, dan Fungsinya
Pengertian SINTA (Science and Technology Index), arti jurnal terakreditasi SINTA, peringkat S1 sampai S6, dan cara memakainya sebelum submit artikel.
Daftar isi (11 bagian)
- Pengertian SINTA
- Apa arti jurnal terakreditasi SINTA?
- Hubungan SINTA, akreditasi, dan Garuda
- Mengapa peringkat SINTA penting bagi penulis?
- Cara memakai SINTA sebelum submit
- Kesalahpahaman yang sering terjadi
- Fungsi SINTA bagi peneliti dan dosen
- SINTA, Scopus, dan Google Scholar: apa bedanya?
- Waspadai jurnal yang mencatut nama SINTA
- Kesimpulan
- FAQ
Istilah "jurnal SINTA" hampir selalu muncul ketika mahasiswa atau dosen mencari tempat publikasi. Kampus meminta luaran di jurnal SINTA, pembimbing menyarankan target SINTA 2, dan daftar jurnal beredar dengan label S1 sampai S6. Artikel ini menjelaskan apa itu SINTA, apa arti jurnal terakreditasi SINTA, dan bagaimana memakainya secara benar sebelum mengirim naskah.
Pengertian SINTA
SINTA adalah singkatan dari Science and Technology Index, portal yang dikelola kementerian yang membidangi pendidikan tinggi (saat ini Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi). Alamatnya sinta.kemdiktisaintek.go.id. SINTA mengumpulkan data publikasi, sitasi, dan kinerja ilmiah dari jurnal, penulis, dan institusi di Indonesia.
Bagi penulis artikel, fungsi SINTA yang paling sering dipakai adalah melihat peringkat akreditasi jurnal nasional. Namun SINTA juga memuat profil peneliti, skor SINTA penulis, dan kinerja publikasi perguruan tinggi.
Apa arti jurnal terakreditasi SINTA?
Jurnal terakreditasi SINTA adalah jurnal nasional yang sudah dinilai oleh pemerintah melalui proses akreditasi dan memperoleh peringkat 1 sampai 6. Jurnal yang hanya terdaftar atau punya profil di SINTA belum tentu terakreditasi; yang menentukan adalah label peringkat yang tercantum di profil jurnal tersebut.
Peringkat ditentukan dari nilai akreditasi. SINTA 1 untuk nilai 85 sampai 100, SINTA 2 untuk 70 sampai kurang dari 85, dan seterusnya sampai SINTA 6 untuk 30 sampai kurang dari 40. Penjelasan lengkap tiap peringkat ada di perbedaan SINTA 1 sampai 6.
Hubungan SINTA, akreditasi, dan Garuda
Ada tiga istilah yang sering tertukar. Proses akreditasi jurnal diajukan dan dinilai melalui sistem akreditasi jurnal nasional; hasilnya berupa peringkat yang kemudian tampil di SINTA. Sementara itu, Garuda (Garba Rujukan Digital) adalah portal yang mengindeks artikel dari jurnal-jurnal Indonesia sehingga artikelnya bisa dicari. Jurnal bisa terindeks Garuda tanpa terakreditasi, dan jurnal terakreditasi biasanya juga terindeks Garuda.
- SINTA: tempat melihat peringkat akreditasi dan kinerja publikasi.
- Akreditasi: proses penilaian yang menghasilkan peringkat 1 sampai 6, berlaku lima tahun.
- Garuda: indeks artikel jurnal Indonesia untuk pencarian dan rujukan.
Mengapa peringkat SINTA penting bagi penulis?
Ada tiga alasan praktis. Pertama, banyak syarat akademik, seperti kelulusan pascasarjana, luaran hibah penelitian, atau penilaian kinerja dosen, menyebut peringkat SINTA minimal. Kedua, peringkat memberi gambaran awal tentang ketatnya seleksi naskah. Ketiga, jurnal terakreditasi wajib menjaga keberkalaan terbit dan proses review, sehingga risiko jurnal tidak jelas lebih kecil.
Meski begitu, peringkat bukan satu-satunya pertimbangan. Kecocokan scope, jadwal terbit, biaya, dan waktu review tetap menentukan apakah jurnal itu tepat untuk naskah Anda. Panduan memilihnya ada di cara memilih jurnal SINTA 2 informatika.
Cara memakai SINTA sebelum submit
- Buka sinta.kemdiktisaintek.go.id, pilih menu jurnal, lalu cari nama jurnal atau ISSN-nya.
- Pastikan nama, ISSN cetak dan elektronik, serta penerbit sama dengan yang tertulis di website jurnal. Banyak jurnal punya nama mirip.
- Lihat label peringkat (S1 sampai S6) dan informasi masa berlaku akreditasinya.
- Bandingkan dengan pernyataan akreditasi di website jurnal. Jika berbeda, gunakan data terbaru di SINTA dan tanyakan ke pengelola jurnal bila perlu.
- Simpan tautan profil SINTA dan tanggal pengecekan untuk laporan atau berkas administrasi.
Langkah verifikasi yang lebih rinci, termasuk tanda data jurnal yang perlu dicurigai, dibahas di cara cek akreditasi jurnal SINTA.
Kesalahpahaman yang sering terjadi
- "Jurnal ada di SINTA berarti terakreditasi." Belum tentu; perhatikan label peringkatnya.
- "Sekali SINTA 2, selamanya SINTA 2." Peringkat berlaku lima tahun dan bisa berubah saat reakreditasi.
- "SINTA sama dengan Scopus." SINTA adalah indeks dan akreditasi nasional, sedangkan Scopus adalah basis data internasional. Sebagian jurnal SINTA 1 juga terindeks Scopus, tetapi keduanya sistem yang berbeda.
- "Daftar jurnal dari blog selalu benar." Daftar seperti itu cepat usang; jadikan titik awal, bukan sumber akhir.
Fungsi SINTA bagi peneliti dan dosen
Selain menampilkan peringkat jurnal, SINTA juga menjadi profil kinerja peneliti. Dosen dan peneliti dapat menghubungkan akun SINTA dengan Google Scholar, Scopus, dan Garuda, sehingga publikasi dan sitasinya terkumpul di satu tempat. Dari data itu SINTA menghitung skor penulis yang sering dipakai institusi untuk melihat produktivitas penelitian.
Bagi penulis, ini berarti konsistensi nama dan afiliasi di setiap artikel itu penting. Nama yang ditulis berbeda-beda di beberapa jurnal membuat publikasi sulit dikaitkan ke profil yang sama. Gunakan satu format nama dan afiliasi resmi sejak publikasi pertama.
SINTA, Scopus, dan Google Scholar: apa bedanya?
| Aspek | SINTA | Scopus | Google Scholar |
|---|---|---|---|
| Pengelola | Kementerian di Indonesia | Penerbit Elsevier | |
| Cakupan | Jurnal, peneliti, dan institusi Indonesia | Jurnal dan prosiding internasional terseleksi | Hampir semua dokumen ilmiah yang dapat dirayapi |
| Seleksi jurnal | Melalui akreditasi nasional | Melalui evaluasi dewan seleksi Scopus | Tidak ada seleksi kualitas |
| Kegunaan utama bagi penulis | Mengecek peringkat jurnal nasional | Mengecek jurnal internasional bereputasi | Melacak sitasi dan mencari literatur |
Ketiganya saling melengkapi. Untuk target jurnal nasional, SINTA adalah rujukan utama; untuk target internasional, cek status jurnal di Scopus.
Waspadai jurnal yang mencatut nama SINTA
Karena label SINTA dicari banyak penulis, ada website yang mencantumkan logo atau klaim "terindeks SINTA" tanpa dasar. Ada juga jurnal palsu yang meniru nama dan tampilan jurnal resmi, lalu memakai domain yang sedikit berbeda. Cara paling aman adalah memulai dari SINTA, bukan dari website jurnal: cari jurnal di SINTA, lalu buka tautan website resmi yang tercantum di profilnya. Jika alamat website yang Anda terima dari pesan atau iklan berbeda dengan yang tercantum di SINTA, jangan submit atau membayar apa pun sebelum memastikan keasliannya.
Kesimpulan
SINTA adalah portal indeks ilmiah nasional yang menampilkan peringkat akreditasi jurnal Indonesia dari SINTA 1 sampai SINTA 6. Jurnal disebut terakreditasi SINTA jika memiliki peringkat yang masih berlaku. Gunakan SINTA untuk memverifikasi jurnal sebelum submit, lalu pilih target berdasarkan scope dan kesiapan naskah. Untuk bidang informatika, mulailah dari daftar jurnal SINTA 2 informatika.
FAQ
SINTA singkatan dari apa?
SINTA adalah singkatan dari Science and Technology Index, portal indeks ilmiah nasional yang dikelola kementerian yang membidangi pendidikan tinggi.
Apa yang dimaksud jurnal SINTA?
Jurnal SINTA biasanya berarti jurnal nasional yang terakreditasi dan memiliki peringkat SINTA 1 sampai SINTA 6 di portal SINTA.
Peringkat SINTA mana yang tertinggi?
SINTA 1 adalah peringkat tertinggi dengan nilai akreditasi 85 sampai 100, sedangkan SINTA 6 adalah yang terendah.
Di mana cara mengecek peringkat SINTA sebuah jurnal?
Cari nama atau ISSN jurnal di sinta.kemdiktisaintek.go.id, lalu lihat label peringkat dan masa berlaku akreditasi di profil jurnal tersebut.